Ibnumasudalbantani's Blog

Ikon

saling berbagi diatas secarik blog…

apa yang salah?


hemm…

sewaktu melihat video di bawah ini, ane sempat mesem-mesem naik-turun ;)

dimana yang salah (letak kesalahannya)???

setelah diamati jauh lebih dalam… TERNYATA!!!

berikut ane tulis ulang video diatas:

misal A=4, B=5, C=1

C=B-A

C(B-A)=(B-A)^2

CB-CA=B^2+A^2-2AB

CB-CA=A^2+B^2-2AB

CB-CA-A^2=B^2-2AB

AB+CB-CA-A^2=B^2-AB

AB-CA-A^2=B^2-AB-CB

kesalahan terbesar terjadi disini:A(B-C-A)= B(B-C-A)

A=B

coba masukkan angka pada persaman, sehingga:

4(5-4-1)= 5(5-4-1)

4(0)= 5(0)

suatu KESALAHAN BESAR bila oprasi \frac {0} {0}=1.

sebab \frac {0} {0}=tak terdevinisi

maka,

4(0)= 5(0)

0=0

setuju tidak???

;)

Filed under: matematika, rehat, Uncategorized, ,

butuh teman belajar?


awal semester 2 lalu sempat pusing juga belajar aliner (aljabar linier) waktu masuk bab sistem persamaan linier dan matriks. terutama waktu dapet tugas nyari transformasi matriks bentuk baris eselon dan kawan-kawannya. secra teori sih lumayan bisa. namun, ane gak tau jawabannya bener atau salah.

mau nanya ke temen, sama-sama belum paham. mau nanya ke dosen, sekarang sedang weekend.

wah siapa yah yang mau nemenin?

waktu lagi iseng-iseng search di om gugel, eh nemu situs yang menarik sekali (untuk nak matematika tentunya ; ) … ).

ternyata eh ternyata tuh situs memuat toolkit aljabar linier dkk.

mau?

silahkan menikmati disini.

cara penggunaanya tidak sulit kok, tinggal memilih opsi dan memasukkan data.

mudah-mudahan bisa menjadi teman dalam belajar : ) …

Filed under: matematika, Uncategorized, ,

SOLUSI SISTEM PERSAMAAN LINIER MENGGUNAKAN ATURAN DETERMINAN (CRAMER)


hemm…

bingung mencari solusi SPL???

inget pepatah “banyak jalan menuju ke surga” NAH ini dia!, ada 1 cara yang enak banget (menurut ane) untuk menuju kesana…

eng-ing-eng: aturan cramer.

untuk lebih lengkapnya silahkan unduh file pdf dibawah ini yang berisi rangkuman yang sudah ane rangkum dari buku chaum’s Outline Aljabar linier edisi 3.
versi bahasa indonesia:
mencari solusi SPL mengggunakan aturan cramer
versi bahasa inggris:

SOLUTION SYSTEM USING RULE DETERMINANT OF LINEAR EQUATIONS (CRAMER)

Filed under: matematika, Uncategorized, ,

Amanah, ibadah, dan dakwah!


Subhanallah sekarang semuanya serba baru mulai dari tempat, susana, dan semua aktifitasnya. Namun, walau semua keadaannya baru tetap saja ada yang kurang. Kegiatan rutin (kebutuhan) itu belum juga ku jumpai lagi. Setelah kurang-lebih 3 bulan ditempat baru ini, setelah beruasaha ‘tuk mencari kebutuhan itu, setelah hampir patah arang tuk berusaha mencari kembali.

Akhirnya, secercah harapan itu datang…

Alhamdulillah memang janji allah dan rasul-Nya itu tak pernah dan tak akan pernah ingkar. Doa, ikhtiar, dan tawakal itulah 3 kuncinya. Subhanallah, dahsat luar biasa…

dahsat?

~~~***~~~

“ini nomor hp kenalan ane, nti antum hubungi dia bilang aja kayak yang kita obrolin tadi” itulah kalimat murobbi-ku yang masih ku ingat hingga kini.

Ya allah mudah-mudahan urusan ini bisa cepat selesai…

Tak semudah membalik telapak tangan. Nomor itu tak kunjung diangkat oleh sang empunya, sudah berkali-kali diulang hasilnya tu tu tu tu tu … tidak ada jawaban.

Mungkin sudah tak aktif?

Sudah hampir 2 bulan belum dapat-dapat, bosan juga tidak ada perubahan. Padahal, hati ini sudah rindu ‘tuk memulai kembali kegiatan yang sudah menjadi kebutuhan itu. Masa-masa indah di SMA dulu kembali terngiang, masa-masa liqo itu…

liqo emang bukan segala-galanya, tapi segala-galanya berawal dari liqo” terngiang dibenakku tentang ucapan murobbi-ku yang penuh semangat itu. 2 bulan gak liqo rasaya kayak 20 tahun, dulu waktu kelas XI di sekolah bawaannya malas banget untuk kumpul liqo. Jika sudah begitu Q.S.[9]:41 selalu murabbi-ku sampaikan ketika melihat aku & teman-teman (para binaannya) ber-raut muka malas. Namun, ketika sekarang barulah terasa indahnya masa-masa itu dan betapa sepinya minggu-minggu tanpa pertemuan itu.

~~~***~~~

Minggu-minggu kupu-kupu, bo-san se-ka-li…

“eh… ente udah mulai liqo?” raut muka ramah itu penuh tanya. “wah blum mulai-mulai nih, harusnya sih minggu-minggu ini sudah mulai. Tapi, gak tau kenapa belum mulai-mulai. ” jawabbku sambil menggaruk kening yan tak gatal. “oh iya, ente liqo tiap malem apa?” aku berbalik bertanya. “insyaallah malam ini” jawabnya pendek.

malam ini adalah malam terdahsat!

Malam ini seperti malam sebelumnya, aktifitas monoton selalu diulang. Tapi entah kenapa ketika ingat sahabatku itu malam ini sedang liqo, jadi pengen nanya sesuatu. Tak menunggu waktu lama, dibenakku sudah terbesit apa yang ingin kusampaikan. Assalammualaikum, akh antum malam ini liqo kan?, oh iya ane kan blum mulai-mulai liqo nih. Akh yang di tunjuk ama lembaga dakwah yang dikampus belum ngasih tanggapan, kemungkinan dia sibuk. Maksud ane, kalo ane ikut liqo bareng antum bisa gak?, kalo ane ikut liqo bareng kelompok antum?. Tak mau bayanganku itu hilang, langsung saja kutuliskan dengan singkat, padat, dan jelas ke from tulis pesan di HaPe-ku.

Bak buroq yang terbang pada malam isro dan mi’raj, sms itu-pun melesat begitu cepat ke nomor yang dituju dan tak beberapa malam balasannya pun kembali.

“alhamdulillah akh bisa, murabbi ane setuju. Kebetulan liqoan ane banyak yang baru juga. Insyaallah pertemuan minggu depan antum bisa langsung liqo.”

Terkaget-kaget setengah hidup, haru bercampur bahagia terpadu begitu indahnya bak rujak dicampur dengan gado-gado tanpa mengurangi kenikmatan sedikitpun dari keduanya. Rasa kebahagian ini meluap-luap.

Tanpa menunggu komando yang ke-2 kali, sms tanda setuju-pun ku kirimkan.

~~~***~~~

Beda!, beda!, beda!

Tanpa mengurangi sukurku kehadirat-Nya atas segala karunia yang tlah diberikan, yaitu nikmat ber-halaqoh sejak tahun pertama sekolah menengah atas yang lalu. Subhanallah disini benar-benar berbeda.

Satu, dua, tiga, … Beda!

Disekolah saja sudah membuat aku jantuh cinta sejak pandangan pertama, disini lebih dari pada itu. Memang pemahaman mengantarkan kepada rasa cinta. Disekolah aku bisa mengenal apa itu islam, dan kenapa harus islam. Tetapi disini aku tahu seseuatu yaitu, kontribusi apa yang bisa  kuberikan untuk islam?.

Bayang-banyang itu muncul begitu saja, rekaman-rekaman samar liqo-ku dimasa sekolah dulu jelas sudah, bercampur dan berekasi total dengan apa yang ku dapat sekarang. Apa-apa yang diberikan dalam liqo-ku di sekolah mulai ku mengerti esensinya satu persatu melalui liqo-ku sekarang ini. Semua tanda-tanya bertahap terjawab sudah, sinkron tanpa tolak-menolak satu sama lain.

~~~***~~~

Menabung!, menabung!, menabung!

Disekolah ketika kelas XII dulu, aku sempat beberapa kali menjadi badal ketika murabbiku berhalangan hadir untuk mengisi liqo adik kelasku. Tampilan perdanaku (menjadi murabbi) itu penuh dengan keringat, gagap, dan grogi. Ternyata tak semudah dan sesederhana yang ku pikirkan, sungguh ini tidak sesederhana berbicara dalam sebuah diskusi biasa. Menabung! yah menabung ilmu, seharusnya persiapan sebelum liqo ini harus benar-benar matang dan mantap dan tidak cukup sampai disitu persipan hati dan pikiran pun tak elak harus dikondisikan sebaik mungkin untuk mengisi liqo lillahitaala. Namun, aku tlah terjun dimedan juang ini sehingga aku harus total sampai akhir tak boleh ada kata menyerah.

Alhamdulillah respon dari adik-adik kelasku ini tidak terlalu buruk, perjalanan kurang lebih 60 menit ini selesai juga. Wlaupun materi yang kusampikan tadi sempat keluar dari tema, namun inti dari tema materi tersampaikan juga. Salahku juga yang tak menyiapkan jauh-jauh hari.

Suatu saat nanti, cepat atau lambat aku ingin jadi murabbi…

~~~***~~~

…untuk saling mengenal…

Subhanallah liqo baru ku ini himpunan dari mahasiswa yang berbeda-beda universitas dan jurusan, namun jalan dakwah ini lah yang mempertemukan dan mempersatukan yang berbeda-beda itu untuk satu jalan dakwah lillah. Jelas lebih berwarana dan berbeda, setiap individu disini bukan hanya sekedar untuk mengisi ulang atau sekedar rehat dari aktifitas yang bermacam-macam. Disini setiap individu bukan hanya murabbi namun juga para binaan, hadir dengan memebawa energi-energi positif yang siap meradiasi satu sama lain untuk saling melengkapi kekuarangan dan mengkokohkannya. Muatan-muatan baik disini memancar indah dan ini semua memotivasiku untuk bisa berbuat lebih baik dalam medan dakwah ini.

Sebenarnya ketika SMA pun sama seperti ini, teman-teman yang berbeda asal SMP bertemu dalanm satu liqo di SMA. Perbedaanya di sekolah dulu, tahap perkenalan dengan dunia dakwah ini harus secra bertahap dan perlahan. Dan pembentukan rasa pesaudaraan yang kokok akan ukhuwah islamiyah ini pun harus dipupuk dan dirawat sebaik mungkin. Dan pohon-pohon perjuangan dakwah muali siap ketika menginjak kelas XII dan terutama ketika memasuki kuliah ini.

Sadar dan siap!

Mestinya kesadaran akan dakwah dan ukhuwah ini sudah dari sejak dulu ku sadari, namun ku yakin pasti allah lah yang sudah mengatur semua ini. Perjalan ini memebuat diriku semakin mantap dan matang untuk kaffah dalam jalan dakwah ini. Jangan sampai diriku ini menjadi penghalang orang lain untuk mendapatkan hidayah. Walau samar aku ingat satu kalimat yang dalam sekali maknanya, “…sesungguhnya kita sudah menjadi seorang da’i sebelum kita menjadi apa-apa…”.

Tahap demi tahap dalam jalan dakwah ini pun mulai kujalani. Mulai dari yang kecil dan mulai dari sekarang!. Tahap demi tahap dakwah jama’i dan fardiyah kujalni dan kucoba sekuat mungkin untuk istiqomah, ku yakin insyaallah bisa!. “kuliah adalah amanah, kuliah adalah ibadah, dan kuliah adalah dakwah!”.

Godaan memang snantiasa beredar disana-sini, namun liqo rutin ku ini senantiasa membuatku lebih berazzam untuk tetap istiqomah dalam dakwah ini. Walau aku belum punya group liqo binanan sendiri seperti beberapa saudara-saudaraku yang lain, walau rasa iri ingin sesegera mungkin untuk punya binaan terus mendera. Aku yakin bahwa sesungguhnya Allah swt sedang membimbing diriku melaluli jalan yang telah disiapkkanNya agar nanti cepat atau lambat diriku benar-benar siap untuk punya binanaan. Kapanpun itu insaallah aku siap dan aku yakin bahwa Allah pun yakin bahwa aku bisa!.

~~~***~~~

Dari Abu hurairah ra bahwa Rasulullah saw bersabda:

“barang siapa yang mengajak orang kepada hidayah, maka baginya pahala seperti pahala orang yang mengikutinya tanpa dikurangi sedikitpun dari pahala mereka, dan siapa saja yang menyeru orang kepada kesesatan, maka ia mendapat dosa sebagaimana dosa orang yang mematuhinya dengan tanpa dikurangi sedikitpun dari dosa mereka”. (H.R. Muslim)

“Ya Allah, sesunggguhnya Engkau mengetahui hati-hati ini berhimpun dalam cinta kepada-Mu, telah bersatu dalam dakwah pada-Mu, telah terpadu dalam membela syariat-Mu. Teguhkanlah ya Allah ikatannya. Kekalkanlah cinta kasihnya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati tersebut dengan cahaya-Mu yang tidak pernah hilang. Lapangkanlah dada-dada kami dengan kelimpahan iman kepada-Mu. Hidupkanlah hati ini dengan ma’rifat kepada-Mu. Matikanlah ia dalam syahid di jalan-Mu. Engkaulah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong.”

Filed under: cerpen, rehat, tarbiyah, , , ,

albantani

blog ini berbagi kisahnya kepada siapapun dan siapapun boleh berbagi di bog ini.
{ibnumasudalbantani}

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 1 pengikut lainnya.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.