Ibnumasudalbantani's Blog

Ikon

saling berbagi diatas secarik blog…

only one…//bag.1

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

only one…

pada bagian pertama ini ada satu hal yang menggelitik alam pikiran ku, bukan karena lagu moca atau semacamnya. tetapi,

adakah bilangan bulat positif yang bukan termasuk bilangan  prima dan bukan juga komposit?

adakah yang tahu?

onlu one…

KENAPA?

insyaallah bersambung…

Filed under: matematika

mengapa hanya didasari dari sekedar ketertarikan sesaat?

Bismillahirrahmaanirraniim.

berawal dari tag foto seorang adik kelas, sehingga kiranya perlu untuk berbagi (kepada siapapun) tentang secarik pendapat…

kadangkala banyak perkara (hal) yang lebih baik tidak kita ketahui dan tidak semua hal bisa semerta-merta kita dalami begitu saja tanpa adanya kesipan terlebih dahulu. sebab diperlukan kematangan emosi, pola pikir, dan dasar pokok ilmu yang membekali kesiapan kita.

kenapa bisa begitu?

sebab, dihawatirkan terjadi salah tafsir (paham) yang bisa membuat bumerang bagi diri kita sendiri (seharusnya baik tetapi jadi buruk) dan bahkan untuk orang disekitar kita.

memang membekali diri dengani pengetahuan (ilmu) yang senantiasa lebih itu penting & baik, namun sesungguhnya membekali diri dengan pengetahuan (ilmu) yang senantiasa baik itu jauh lebih penting.

perlu diperhatikanjuga, bahwasanya Allah SWT menciptkan dunia inidanseluruh isinya secara berangsur-angsur (bertahap) dan Rasulullah Muhamad SAW pun berdakwah secara bertahap. sehingga bisa kita pahami makna tersirat (dalam konteks mencari dan memperoses suatu hal yang sifatnya ilmu atau suatu perkara yang (yang baru bagi kita) perlu adanya kebertahapan yang didasari dengan keistiqomahan dalam ikhtiar seoptimal mungkin untuk mendapatkan kebaikan dari tahap-tahap tersebut. sehingga esensi terbaik dari kebaikan itu dapat kita serap dan terperoses dengan baik dalam diri kita dan bisa membawa kemanfaatan yang sifatnya luas (diri kita, orang lain, dan lingkungan kita).

wallahualam…

Filed under: rehat, tarbiyah

“secarik goretan tarian kusut” //sekedar berbagi kecemasan…

bismillahirahmaanirrahim.

 

dewasa ini semakin banyak tumbuh permasalahan yang mengherankan pikiran.

sehingga terkadang bisa membuat kepala terhenyit setengah hidup.

 

entah mengapa persoalan itu menjamur subur.

 

probabilitas terbesarnya adalah karena dangkalnya ilmu. hingga hal-hal yang bersifat inti terlewatkan begitu saja.

kearifan adalah suatu keniscayaan yang tidak bisa terelakkan!.

 

maukah kita tahu apakah yang sesungguhnya menjadi hal urgen dalam permasalah yang berkecamuk ini?.

 

yah, jawabannya sudah semestinya terukir dilubuk sanubari terdalam kita, namun karena ada selaput yang membungkus qolbu kita yang mengakibatkan cahaya penumbuh tak bisa masuk untuk menarik jawaban dari black hole didalamnya. selaput itu memang tipis, namun cukup efektif tuk membuat kita terhipnotis kehilangan jati diri kita.

apa juga selaput itu?

sekiranya tak perlu dipaparkan disini, toh sudah menjadi teorema umum yang melegenda…

tidak mengherankan timbul pembenaran-pembenaran yang dianggap valid. karena datang dari pikiran manusia kemudian dibenarkan pula oleh pikiran dan otak yang sama, tidak mengherankan (tidak mau bilang yang benar saja!) suka ATAU tidak suka semuanya akan dipandang selalu benar menurut benak paham dangkal kita.

AYOLAH BERPIKIR ARIF DAN BIJAKSANA!

andaikata semua orang membenar-benarkan semua hal tanpa ada pedoman yang menjadi core (inti), mau dikemanakan muka kita?

mau BERALIBI seperti apa lagi?

mau BERALIBI SEPERTI apa lagi?

ketika diperbolehkan untuk berpikir bebas (sebagai bentuk ekspresi), bukan berarti berpikir keluar dari koridor yang sudah ditentukan.

 

~~~~~~~*****~~~~~~~

menulis ini bagai pisau bermata dua…

~~~~~~~*****~~~~~~~

pesan terakhir yang sanggup digores di tulisan ini…

memang menjadi penting itu BAIK TETAPI menjadi baik itu LEBIH PENTING!

tarian kusut ini semakin menggores tanpa haluan…

bila kita mau berpikir yang terdalam dari lubuk dasar yang terdalam.

KITA SEMUA TAHU JAWABANNYA.

permasalahannya satu, hanya satu,

… //kita semua tentu tahu

~~~~~~~*****~~~~~~~

wallahualam…

wassalammualaikum…

jazakumullah ahsanal jaza…

 

Filed under: rehat

Pembaharuan Dalam Islam

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

قُلْ هَذِهِ سَبِيلِي أَدْعُو إِلَى اللَّهِ عَلَى بَصِيرَةٍ أَنَا وَمَنِ اتَّبَعَنِي وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ

Say thou: “This is my way: I do invite unto Allah,- on evidence clear as the seeing with one’s eyes,- I and whoever follows me. Glory to Allah! and never will I join gods with Allah!”

Yah inilah jalanku, jalan kita!!!

mencoba membuka wawasan kekinian tentang pembaharuan dalam islam.

PENDAHULUAN

Pembaharuan islam adalah upaya-upaya untuk menyesuaikan paham keagamaan islam dengan perkembangan baru yang ditimbulkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi modern.[1] Dengan demikian pembaharuan dalam islam bukan berarti mengubah, mengurangi atau menambah teks al-quran maupun teks al-hadist, melainkan hanya mengubah atau menyesuaikan paham atas keduanya sesuai perkembangan zaman. Hal ini dilakukan karena betapa pun hebatnya paham-paham yang dihasilkan para ulama atau pakar di zaman lampau itu tetap ada kekurangannya dan selalu dipengaruhi oleh kecendrungan, pengetahuan, situasi sosial, dan lain sebagainya. Paham-paham tersebut untuk di masa sekarang mungkin masih banyak yang relevan dan masih dapat digunakan, tetapi mungkin sudah banyak yang tidak sesuai lagi.

Selain itu pembaharuan dalam islam dapat pula berarti mengubah keadaan umat agar mengikuti ajaran yang terdapat didalam Al-Qur’an & Al-Sunnah. Hal ini perlu dilakukan karena terjadi kesenjangan antara yang dikehendaki Al-Qur’an dengan kenyataan yang terjadi di masyarakat. Sehingga, ketika pandangan umat demikian jelas tidak sejalan dengan ajaran Al-Qur’an & Al-Sunnah, dan hal demikian harus diperbarui dengan jalan kembali kepada dua sumber ajaran islam yang utama itu. Dengan demikian, maka pembaharuan islam mengandung maksud mengembalikan sikap dan pandangan hidup umat agar sejalan dengan petunjuk  Al-Qur’an & Al-Sunnah.

URGENSI DAN FAKTOR-FAKTOR ADANYA GERAKAN PEMBAHARUAN DALAM ISLAM SERTA PENGARUHNYA

Dalam Islam seruan pembaruan itu bukanlah suatu gerakan yang lahir begitu saja. Tapi merupakan bagian dari ajaran Islam itu sendiri sebagaimana hadits Dari Abu Hurairah r.a.:”Sesungguhnya Allah akan mengutus kepada umat ini (Islam) setiap seratus tahun, orang yang akan memperbarui agamanya. Namun, dalam usaha pembaruan ala barat (sekulerisme), usaha pembaruan malah menjadi usaha pendangkalan dan pemusnahan ajaran Islam. Sedangkan pembaruan dimaksud Islam adalah kembali kepada ajaran Islam yang murni dengan tetap menjaga esensi dan karakteristik ajaran Islam.

Periode modern (1800 M dan seterusnya) adalah zaman kebangkitan bagi umat islam. Ketika mesir jatuh ketangan barat (Perancis) serentak mengagetkan sekaligus mengingatkan umat islam bahwa ada peradaban yang maju dibarat sana (eropa) dan merupakan ancaman bagi islam. Sehingga menimbulkan keharusan bagi raja-raja islam dan pemuka-pemuka islam itu untuk melakukan pembaharuan dalam islam. Kehawatiran inilah yang sejatinya menjadi penyebab mengapa pembaharuan dalam islam menjadi urgen.

Dalam kenyataanya (ironis memang) selain radiasi moderenisasi  yang kuat dari luar, kekeroposan didalam islam sendiri juga terjadi. Mengakibatkan gerakan-gerakan perlunya pembaharuan dalam islam. Namun, dalam perjalannya didalam islam terjadi perbedaan pandangan tentang bagaimana menyikapi dan menindaklanjuti pembaharuan dan atau moderenisasi dalam islam. Hal sedemikian itu menyebabkan munculnya istilah kaum mederenis dan kaum tradisionalis.

Proses gerakan pembaharuan dalam islam terus berjalan. secara kasat mata terjadi dua sudut pandang yang berbeda, lambat laun terlihat adanya benang merah yang bisa ditarik (muncul titik temu) dari dua pandangan tersebut yang bisa ditarik (tentunya masih menyisakan pandangan yang berbeda pula ). Yaitu, yang dimaksud dengan pembaharuan dalam islam, bukan mengubah Al-quran dan Al-hadis, tetapi justru kembali kepada Al-quran dan Al-hadis, sebagai sumber ajaran islam yang utama. Dengan pengamalan-pengamalan yang murni tanpa terkontaminasi paham-paham yang bertentangan dengan Al-quran dan Al-hadis itu sendiri.

Kesimpulan

Pembaharuan adalah sebuah keniscayaan dalam ajaran islam yang memang dibutuhkan dalam menghadapi perkembangan zaman yang terus berlangsung. Pembaruan memerlukan usaha yang istiqomah (dalam segi kualitas & kuantitas) dan juga riayah. Dalam usaha pembaharuan umat Islam tetap dituntut agar tidak keluar dari batasan-batasan yang telah digariskan oleh ajaran-ajaran Islam (Al-quran & Al-hadis). Pembaruan bukanlah sekedar ucapan, slogan atau gerakan yang bersifat temporal. Namun, lebih dari itu yaitu butuh keistiqomahan dalam menjalankan dan menjaganya hingga ahir dan mewariskannya pada generasi penerus dimasa depan.

terimakasih untuk sahabat-sahabatku di kelompok-2 studi islam-3, yang sudah mau capek-capek membantu menyusun dan membuat makalah ini. :D

*nb:siapapun yang mau memebaca lebih nyaman sialahkan unduh: makalah studi islam 3, presentasi urgensi pembaharuan.


 

[1] Harun Nasution, Pembaharuan dalam Islam sejarah Pemeikiran dan Gerakan, (jakarta: Bulan Bintang 1975), cet I, hlm. 10.

Filed under: tugas

albantani

blog ini berbagi kisahnya kepada siapapun dan siapapun boleh berbagi di bog ini.
{ibnumasudalbantani}

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 1 pengikut lainnya.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.